Menu

Mode Gelap
Semarak Kemerdekaan, Warga Green Cemara Asri Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua TIM PKH Sucinaraja Dorong Semangat Pengabdian dan Kesejahteraan Sosial Sinergi Kepedulian, PD Persis Garut dan Yayasan Yuk Peduli Salurkan Beras Perdana untuk 30 Penerima di Karangtengah Siswi MA Persis 213 Darusyifa Raih Juara Harapan 1 Lomba Pidato Dakwah Digital MUI Garut Bidang Sosial PD Persis Garut Perkuat Peran Organisasi dalam Edukasi Program Perlindungan Sosial Kepala MTs As Sulaeman Karangpawitan Gelar Rapat Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Headline

Nurhayati KPM PKH Desa Sukaratu Sucinaraja Graduasi Mandiri, Utamakan Warga yang Belum Dapat Bansos

badge-check


					Nurhayati KPM PKH Desa Sukaratu Sucinaraja resmi graduasi mandiri sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga yang lebih membutuhkan bantuan sosial.
Perbesar

Nurhayati KPM PKH Desa Sukaratu Sucinaraja resmi graduasi mandiri sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga yang lebih membutuhkan bantuan sosial.

JABAR60DETIK— Garut, Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Nurhayati, warga Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, resmi menyatakan graduasi mandiri dari kepesertaan bantuan sosial PKH. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kesadaran sosial dan kepedulian terhadap warga lain yang dinilai lebih membutuhkan bantuan pemerintah.

Nurhayati menyampaikan bahwa dirinya memilih mengundurkan diri dari kepesertaan PKH karena ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat lain yang hingga kini belum tersentuh bantuan sosial.

Pendamping PKH Desa Sukaratu, Teten Sopari, S.Pd, mengatakan langkah yang diambil Nurhayati menjadi contoh positif tentang tumbuhnya kesadaran dan semangat kemandirian di tengah masyarakat penerima manfaat.

“Graduasi mandiri ini merupakan bentuk keberhasilan pendampingan sosial. Ibu Nurhayati memiliki kesadaran bahwa bantuan sosial harus tepat sasaran dan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Sikap seperti ini patut diapresiasi,” ujar Teten Sopari saat ditemui di Sucinaraja, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut dia, proses graduasi mandiri tidak hanya dipandang sebagai penghentian bantuan, melainkan sebagai indikator meningkatnya kemampuan sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Ketua Tim PKH Kecamatan Sucinaraja, M. Rahmat, M.Si, menilai keputusan Nurhayati mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di masyarakat.

“Graduasi mandiri bukan sekadar keluar dari kepesertaan PKH, tetapi menjadi simbol tumbuhnya kemandirian dan empati sosial. Ketika ada KPM yang secara sukarela memberikan kesempatan kepada warga lain yang belum menerima bansos, itu menunjukkan keberhasilan program dalam membangun kesadaran sosial,” kata Rahmat.

Ia berharap langkah Nurhayati dapat menjadi inspirasi bagi KPM lain yang kondisi ekonominya telah membaik agar secara sukarela melakukan graduasi mandiri. Menurut Rahmat, PKH tidak hanya bertujuan membantu masyarakat miskin, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir menuju kehidupan yang lebih mandiri dan berdaya.

Program graduasi mandiri sendiri menjadi salah satu indikator keberhasilan PKH dalam menciptakan transformasi sosial di masyarakat, dari ketergantungan bantuan menuju penguatan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Reporter : Firah Rahmawati

Editor     : Abie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Langkah Nyata Pendamping PKH Sucinaraja: Agus Ramdan Gelar Asesmen PPSE untuk Wujudkan Kemandirian KPM

25 Juni 2026 - 13:13 WIB

Mengokohkan Jam’iyah di Era Disrupsi, Persis dan Pemudi Karangtengah Gelar Muscab Bersama

14 Juni 2026 - 06:42 WIB

Sekjen Forsatu Nusantara Apresiasi Penetapan Ustadz Hilman: Sosok Tepat untuk Menguatkan Khidmat Sosial PERSIS Garut

4 Juni 2026 - 03:50 WIB

HUT ke-61 Lemhannas RI, Alumni PPNK 2024 Serukan Transformasi Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

20 Mei 2026 - 03:03 WIB

Harkitnas ke-118, Ketua TIM PKH Sucinaraja Dorong Semangat Graduasi dan Kemandirian Sosial

19 Mei 2026 - 16:45 WIB

Trending di Headline