JABAR 60 DETIK, Garut— Wujud kepedulian terhadap warga rentan kembali ditunjukkan jajaran pendamping sosial di Kecamatan Sucinaraja. Pendamping Sosial PKH bersama TKSK melakukan kegiatan home visit kepada Unan, warga RT 01 RW 04 Desa Linggamukti yang mengalami disabilitas fisik akibat kecelakaan kerja.
Unan diketahui mengalami amputasi pada salah satu kakinya setelah tersambar mesin pembuat bata beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas dan membutuhkan perhatian serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Kegiatan home visit tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial, para Pendamping PKH, TKSK Kecamatan Sucinaraja, unsur Kesra Kecamatan Sucinaraja, serta perangkat Desa Linggamukti. Dalam kesempatan itu, Dinas Sosial turut memberikan bantuan sembako sekaligus melakukan asesmen terhadap kondisi Unan untuk pengajuan bantuan kaki palsu dan alat penyangga kaki.

Ketua Tim PKH Kecamatan Sucinaraja, M. Rahmat, S.Pd.I., M.Si menegaskan bahwa kehadiran pendamping sosial bukan sekadar menjalankan administrasi program, tetapi memastikan masyarakat rentan mendapatkan perhatian nyata.
“Pendamping sosial harus hadir langsung di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus. Kami ingin memastikan Pak Unan mendapatkan hak pelayanan sosial yang layak, termasuk dukungan untuk pengajuan kaki palsu agar beliau bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, TKSK Kecamatan Sucinaraja, Hilman, S.Pd.I., M.M.Pd mengatakan kolaborasi lintas unsur menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan warga dengan kondisi khusus.
“Home visit ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, pendamping sosial, dan masyarakat. Kami berharap asesmen yang dilakukan dapat segera ditindaklanjuti sehingga bantuan yang dibutuhkan Pak Unan bisa terealisasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Plt Kesra Kecamatan Sucinaraja, Yusup Hidayat, ST. Ia menyebut perhatian terhadap warga disabilitas merupakan bagian dari tanggung jawab sosial bersama.
“Pemerintah kecamatan akan terus mendukung upaya pendampingan terhadap warga rentan. Kehadiran semua unsur hari ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar yang menilai kehadiran para pendamping sosial dan pemerintah menjadi bentuk nyata perhatian kepada masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan fisik dan ekonomi.
Reporter : Firah Rahmawati
Editor. : Abie










