JABAR 60 DETIK, GARUT — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah dinamika global dan tantangan nasional yang semakin kompleks. Semangat tersebut turut disuarakan oleh Alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Tahun 2024, M. Rahmat, S.Pd.I., M.Si.
Dalam keterangannya, Rahmat menegaskan bahwa transformasi kebangsaan harus dimulai dari penguatan karakter, persatuan, dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Lemhannas RI selama 61 tahun telah menjadi salah satu pilar strategis dalam membangun wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, dan semangat persatuan. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa Indonesia membutuhkan generasi yang kuat secara moral, intelektual, dan nasionalisme,” ujar M. Rahmat, S.Pd.I., M.Si., Alumni PPNK Lemhannas RI Tahun 2024.
Ia menilai, tantangan era digital, polarisasi sosial, hingga perubahan geopolitik dunia harus dihadapi dengan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong.
Menurutnya, transformasi kebangsaan bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata untuk membangun masyarakat yang berdaya, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa persatuan, integritas, dan ketahanan nasional yang kokoh. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, harus menjadi bagian dari gerakan menjaga NKRI dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Peringatan HUT ke-61 Lemhannas RI tahun ini mengusung semangat transformasi lembaga ketahanan nasional untuk memperkokoh peran strategis dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus menyiapkan kepemimpinan bangsa yang adaptif dan visioner.
Rahmat juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT Lemhannas RI sebagai refleksi bersama untuk terus menjaga harmoni sosial, memperkuat solidaritas nasional, serta menanamkan optimisme menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.
Reporter : Firah Rahmawati
Editor : Abie














