Jabar 60 Detik, Garut— Pemerintah Kecamatan Sucinaraja menggelar kegiatan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (ADMINDUK) tingkat kecamatan pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Aula Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan publik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Yandafdup) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut, Efran Brando, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya validitas data kependudukan sebagai dasar pelayanan publik yang efektif dan tepat sasaran.

“Administrasi kependudukan bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi pondasi utama dalam pelayanan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga pelayanan lainnya. Karena itu masyarakat perlu memastikan data dirinya selalu akurat dan terbarui,” ujar Efran Brando.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah desa dan masyarakat untuk aktif melaporkan perubahan data kependudukan, seperti perpindahan domisili, kelahiran, kematian, maupun perubahan status keluarga agar database kependudukan tetap sinkron.
Sementara itu, Camat Sucinaraja, Yeni Damayanti, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ADMINDUK merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Sucinaraja.
“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa tertib administrasi kependudukan adalah bagian penting dari pelayanan publik yang modern dan profesional. Dengan data yang valid, pemerintah dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Dinas Dukcapil menjadi kunci dalam mendorong optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan di tengah masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh unsur pemerintah desa, perangkat kewilayahan, serta berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Sucinaraja. Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi terkait berbagai persoalan administrasi kependudukan yang sering dihadapi di lapangan.
Penulis : Abie Ikhwan
Editor : Firah Rahmawati









