GARUT, JABAR 60 DETIK — Kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui sinergi antara Bidang Sosial Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Garut dan Yayasan Yuk Peduli. Untuk pertama kalinya, program pendistribusian beras dilaksanakan di lingkungan Pimpinan Cabang (PC) Persis Karangtengah, dengan menyasar masyarakat yang selama ini memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Sebanyak 30 orang penerima manfaat mendapatkan bantuan beras dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 10 guru ngaji, 10 pemandi jenazah, dan 10 penggali makam.

Dari Bidang Sosial PD Persis Garut hadir Ustadz Mamat Sahroni, S.Th.I. dan Ustadz Hilman, S.Pd.I., M.M.Pd. Sementara dari Yayasan Yuk Peduli hadir Pak Wildan bersama sejumlah rekan. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran PC Persis Karangtengah yang turut hadir dan mendampingi pelaksanaan kegiatan.
Ketua Bidang Sosial PD Persis Garut, Ustadz Mamat Sahroni, S.Th.I., mengatakan bahwa pendistribusian beras tersebut merupakan langkah awal dari sinergi kepedulian sosial yang diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
“Kami ingin membangun gerakan kepedulian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh mereka yang selama ini memberikan pengabdian kepada masyarakat. Guru ngaji, pemandi jenazah, dan penggali makam adalah bagian penting dari kehidupan umat yang sering kali tidak banyak mendapat perhatian,” ujar Ustadz Mamat.
Menurutnya, guru ngaji memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan masyarakat. Sementara pemandi jenazah dan penggali makam menjalankan tugas sosial-keagamaan yang sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi musibah kematian.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap menjadi tanda bahwa pengabdian mereka dihargai dan diperhatikan. Ke depan, kami berharap sinergi dengan Yayasan Yuk Peduli dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC Persis Karangtengah, H. Iyan Sopian, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut di wilayah Karangtengah.
Menurut H. Iyan, kehadiran program sosial seperti ini memiliki nilai penting karena tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bidang Sosial PD Persis Garut dan Yayasan Yuk Peduli yang telah memilih Karangtengah sebagai bagian dari program kepedulian ini. Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus menjadi awal dari sinergi yang lebih luas,” tutur H. Iyan.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk memperkuat budaya saling membantu, khususnya kepada mereka yang selama ini bekerja dalam pelayanan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Pemilihan penerima bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan peran sosial yang mereka jalankan. Sebanyak 10 guru ngaji, 10 pemandi jenazah, dan 10 penggali makam menjadi penerima pada pendistribusian perdana tersebut.
Ketiga kelompok tersebut memiliki karakter pengabdian yang berbeda, namun memiliki satu kesamaan: hadir untuk melayani masyarakat tanpa selalu menempatkan kepentingan pribadi sebagai yang utama.
Melalui program ini, Bidang Sosial PD Persis Garut bersama Yayasan Yuk Peduli ingin menghadirkan pesan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari hal sederhana—sebuah bantuan yang diberikan dengan ketulusan dan penghargaan terhadap mereka yang telah mengabdikan diri bagi umat.
Kegiatan pendistribusian beras perdana di PC Persis Karangtengah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga sosial, organisasi keumatan, dan masyarakat dalam menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan.
Dari Karangtengah, kepedulian itu dimulai. Dari beras yang sederhana, tumbuh harapan agar semangat berbagi terus menjadi bagian dari kehidupan umat.
Reporter: Abie
Editor: Firah Rahmawati









