GARUT, JABAR 60 DETIK– Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PD PUI Garut dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara atau dokumen historis yang diperingati setiap tahun, melainkan pedoman hidup yang harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata masyarakat.

“Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ketuhanan harus melahirkan masyarakat yang berakhlak, nilai kemanusiaan harus melahirkan kepedulian sosial, nilai persatuan harus memperkuat ukhuwah kebangsaan, dan nilai keadilan harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
Ia menilai tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari derasnya arus informasi di ruang digital, meningkatnya polarisasi sosial, hingga berbagai persoalan ekonomi yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Dalam kondisi tersebut, Pancasila tetap relevan sebagai fondasi moral dan ideologis bangsa.
Menurutnya, masyarakat perlu menjadikan Pancasila sebagai inspirasi dalam membangun budaya gotong royong, memperkuat toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama. Semangat gotong royong dan persaudaraan harus terus dihidupkan,” katanya.
Ketua Umum PD PUI Garut juga mengajak generasi muda untuk memahami Pancasila tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik nyata dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan aktivitas di ruang digital.
Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan pesan persatuan, edukasi, dan optimisme, bukan ruang untuk menyebarkan kebencian maupun informasi yang memecah belah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat Garut untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi bersama dalam memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Marilah kita jadikan Pancasila sebagai napas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika nilai-nilai Pancasila hidup dalam keluarga, lingkungan, lembaga pendidikan, organisasi, dan ruang publik, maka Indonesia akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman,” pungkasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung semangat memperkuat persatuan, menjaga harmoni sosial, serta membangun Indonesia yang maju tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa. Dengan semangat tersebut, PD PUI Garut berharap masyarakat dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan sejahtera berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Penulis. : Abie
Editor. : Firah Rahmawati









