Menu

Mode Gelap
Semarak Kemerdekaan, Warga Green Cemara Asri Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua TIM PKH Sucinaraja Dorong Semangat Pengabdian dan Kesejahteraan Sosial Sinergi Kepedulian, PD Persis Garut dan Yayasan Yuk Peduli Salurkan Beras Perdana untuk 30 Penerima di Karangtengah Siswi MA Persis 213 Darusyifa Raih Juara Harapan 1 Lomba Pidato Dakwah Digital MUI Garut Bidang Sosial PD Persis Garut Perkuat Peran Organisasi dalam Edukasi Program Perlindungan Sosial Kepala MTs As Sulaeman Karangpawitan Gelar Rapat Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Politik

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua TIM PKH Sucinaraja Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

badge-check


					Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua TIM PKH Sucinaraja Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial Perbesar

GARUT, JABAR 60 DETIK – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sucinaraja, M. Rahmat, S.Pd.I., M.Si, mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai implementasi nyata nilai-nilai Pancasila.

Menurut Rahmat, tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini tidak dapat diselesaikan secara individual. Diperlukan kolaborasi, solidaritas, dan kepedulian bersama agar pembangunan sosial dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar momentum seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila hadir dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong, kepedulian terhadap sesama, dan semangat persatuan harus terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” ujar Rahmat, Senin (1/6/2026).

Ia menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila sangat relevan dengan pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Keluarga Harapan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Menurutnya, keberhasilan program pengentasan kemiskinan tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan pemerintah, tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran sosial masyarakat untuk saling mendukung dan memberdayakan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk tidak membiarkan saudara-saudara kita berjalan sendiri menghadapi kesulitan hidup. Semangat berbagi, saling membantu, dan saling menguatkan harus menjadi budaya yang terus dirawat. Inilah esensi keadilan sosial yang menjadi cita-cita bangsa,” katanya.

Rahmat juga mengajak para pendamping PKH, keluarga penerima manfaat (KPM), serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan berkarakter.

“Indonesia yang maju tidak hanya dibangun oleh kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga oleh kuatnya nilai-nilai kemanusiaan. Ketika masyarakat masih memiliki kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong tetap terjaga, dan persatuan terus dirawat, maka Pancasila benar-benar hidup di tengah kehidupan bangsa,” tuturnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 diharapkan menjadi penguat semangat kebangsaan sekaligus mendorong lahirnya berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan zaman, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan serta mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis : Abie
Editor   : Firah Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *