GARUT, JABAR 60 DETIK — Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK IT Bina Nusantara Selaawi menggelar kegiatan donor darah di Aula Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja PMR sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan santri dan masyarakat.
Kegiatan donor darah ini melibatkan santri Pesantren Persis 218 Al-Ittihad Selaawi, relawan donor darah Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Garut, PMI Kecamatan Selaawi, serta warga masyarakat.

Sejumlah unsur pemerintahan dan pendidikan turut hadir, di antaranya Camat Selaawi H. Robiul Awaludin, S.Sos., A.Kp., M.M., Sekretaris Kecamatan Selaawi beserta jajaran aparatur kecamatan, Kepala Desa Cigawir, Kepala SMK IT Bina Nusantara, Kepala SD Cigawir 1, serta unsur PMI dan relawan donor darah.

Ketua PMI Kecamatan Selaawi, Iwan Abdulrahman, mengapresiasi keterlibatan PMR SMK IT Bina Nusantara dan para santri dalam kegiatan donor darah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi kemanusiaan bagi generasi muda.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat penting. Keterlibatan pelajar dan santri menjadi langkah positif untuk membangun kesadaran kemanusiaan sejak dini,” ujar Iwan.
Ketua rombongan PMI dalam kegiatan donor darah, Sandi Rachman Saputra, turut mendampingi pelaksanaan kegiatan bersama tim PMI dan para relawan.
Sementara itu, Mudir PPI 218 Al-Ittihad Selaawi Moch Ikbal, S.Pd sekaligus bagian dari relawan donor darah PD Persis Kabupaten Garut, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran sosial bagi para santri.
“Donor darah bukan hanya kegiatan kemanusiaan, tetapi juga pembelajaran bagi santri untuk memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sosial,” ujarnya.
Camat Selaawi H. Robiul Awaludin, S.Sos., A.Kp., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara lembaga pendidikan, pesantren, PMI, relawan, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan contoh baik dalam membangun kepedulian sosial.

“Ucapan terima kasih kepada PMR Bina Nusantara dan pesantren, relawan, PMI Kecamatan, serta warga masyarakat yang telah berpartisipasi. Ini menjadi pembelajaran untuk santri dan warga,” kata H. Robiul Awaludin.
Menurutnya, kegiatan donor darah dapat menjadi ruang pembelajaran langsung bagi generasi muda untuk memahami pentingnya solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program donor darah tersebut merupakan bagian dari program kerja PMR Wira SMK IT Bina Nusantara Selaawi yang melibatkan para santri Pesantren Persis 218 Al-Ittihad. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran organisasi kepalangmerahan di lingkungan sekolah dalam membangun karakter siswa yang peduli, tanggap, dan memiliki semangat kemanusiaan.

Selain unsur PMI dan pesantren, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah Kecamatan Selaawi, Pemerintah Desa Cigawir, lembaga pendidikan, serta masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan donor darah diharapkan dapat mendorong budaya donor darah secara berkelanjutan di Kecamatan Selaawi sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat bahwa setetes darah dapat menjadi bagian penting dalam menyelamatkan kehidupan.
Kontributor: Hilman
Editor: Firah Rahmawati









