GARUT, JABAR 60 DETIK — Sejumlah pengurus Pimpinan Cabang Persatuan Ummat Islam (PUI) Kecamatan Sukawening resmi bergabung dalam jajaran kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukawening Masa Khidmat 2026–2031. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarorganisasi keagamaan dalam membangun kehidupan umat yang lebih maju, harmonis, dan berdaya.
Prosesi pengukuhan dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026, dengan dihadiri unsur ulama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi Islam, serta berbagai elemen masyarakat Kecamatan Sukawening.

Dalam susunan kepengurusan yang baru, sejumlah tokoh PUI mendapatkan amanah strategis di lingkungan MUI Kecamatan Sukawening. Mereka adalah Ustadz H. Andi Supriadi, S.E., M.M. yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum, Ustadz Rusdi Rusmana sebagai Ketua III, Ustadz Wahyudin sebagai Sekretaris, Ustadz Endang sebagai anggota Komisi Fatwa, serta Ustadzah Dra. Alit Marlina yang mengemban amanah pada Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga.
Penetapan tokoh-tokoh PUI dalam struktur kepengurusan MUI tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kiprah dan dedikasi mereka dalam pembinaan umat, penguatan dakwah, serta pelayanan sosial-keagamaan di tengah masyarakat.
Ustadz H. Andi Supriadi menyampaikan bahwa amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan kemaslahatan bagi umat.
“MUI merupakan rumah besar umat Islam yang menghimpun berbagai unsur dan kekuatan keumatan. Amanah ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat dakwah, menjaga ukhuwah, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan umat dengan pendekatan yang bijaksana dan moderat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara MUI dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk PUI, menjadi modal penting dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Sementara itu, kehadiran kader-kader PUI dalam kepengurusan MUI diharapkan mampu memperkuat peran lembaga tersebut sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, serta membangun ketahanan moral masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kepengurusan MUI Kecamatan Sukawening Masa Khidmat 2026–2031 diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan umat, memperkuat nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Pengukuhan ini sekaligus menandai babak baru sinergi antara ulama, umara, dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam mewujudkan Sukawening yang religius, harmonis, dan berkemajuan. Sebuah ikhtiar kolektif yang berpijak pada semangat khidmat, dakwah, dan pengabdian untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
Penulis. : Abie Ikhwan
Editor. : Firah Rahmawati









