Tasikmalaya, Jabar 60 Detik – Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan kader dalam menghadapi tantangan dakwah masa depan terus dilakukan oleh Persatuan Islam (Persis). Salah satunya melalui kegiatan Pembekalan Khusus Training Kepemimpinan Jam’iyyah yang digelar di Pesantren Persis 67 Benda, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Jam’iyyah PP Persis tersebut mengusung tema “Melahirkan Kader Pemimpin yang Siap Memimpin Transformasi Gerakan Dakwah Jam’iyyah”. Pelatihan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat visi, karakter, serta kapasitas kepemimpinan para kader Persis dalam menjawab dinamika sosial dan kebutuhan umat yang terus berkembang.

Peserta yang hadir merupakan unsur tasykil dari Zona Jawa Barat II yang meliputi PD Persis Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai arah gerakan jam’iyyah, strategi pengembangan organisasi, penguatan ideologi, serta kepemimpinan transformatif yang berorientasi pada kemajuan dakwah.
Di antara peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Ustadz Hilman, yang saat ini mengemban amanah sebagai Staf Bidang Sosial PD Persis Kabupaten Garut.
Menurut Ustadz Hilman, pelatihan kepemimpinan semacam ini memiliki peran penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memahami nilai-nilai perjuangan Persis, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam gerakan nyata di tengah masyarakat.
“Transformasi dakwah membutuhkan pemimpin yang memiliki visi yang jelas, kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman, serta tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam. Melalui pembekalan ini, kami memperoleh wawasan baru tentang bagaimana mengelola organisasi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan dakwah yang lebih relevan dengan kebutuhan umat saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan dakwah ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kader yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, komunikasi, dan kepemimpinan yang baik.
“Kami berharap hasil dari training ini dapat diimplementasikan di daerah masing-masing. Kader Persis harus menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan solusi bagi masyarakat, serta memperkuat peran jam’iyyah sebagai pelopor dakwah yang mencerahkan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan PP Persis dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Dengan lahirnya kader-kader pemimpin yang tangguh dan visioner, transformasi gerakan dakwah jam’iyyah diharapkan mampu berjalan lebih efektif, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan peradaban Islam di masa mendatang.
Reporter: Abie Ikhwan
Editor: Firah Rahmawati












