Menu

Mode Gelap
Kadis DPMD Garut Pantau Penyaluran Bantuan Beras 30 Kilogram di Kersamenak Semarak Kemerdekaan, Warga Green Cemara Asri Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua TIM PKH Sucinaraja Dorong Semangat Pengabdian dan Kesejahteraan Sosial Sinergi Kepedulian, PD Persis Garut dan Yayasan Yuk Peduli Salurkan Beras Perdana untuk 30 Penerima di Karangtengah Siswi MA Persis 213 Darusyifa Raih Juara Harapan 1 Lomba Pidato Dakwah Digital MUI Garut Bidang Sosial PD Persis Garut Perkuat Peran Organisasi dalam Edukasi Program Perlindungan Sosial

News

Kadis DPMD Garut Pantau Penyaluran Bantuan Beras 30 Kilogram di Kersamenak

badge-check


					Kadis DPMD Garut Pantau Penyaluran Bantuan Beras 30 Kilogram di Kersamenak Perbesar

GARUT, JABAR 60 DETIK — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Achmad Ramdani, S.Sos., M.Si., memantau penyaluran bantuan sosial berupa beras sebanyak 30 kilogram kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (20/8/2026).

Monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang berhak dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, Achmad Ramdani didampingi Kepala Desa Kersamenak Rival Saeful Syamsiar, S.H., serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Mubaraq Ahmad, S.E., M.M.

Achmad mengatakan, bantuan sosial merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, bantuan yang diterima perlu dimanfaatkan secara bijak untuk menopang kebutuhan rumah tangga.

“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mari kita jaga pula semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemaslahatan bersama,” ujar Achmad dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, bantuan sosial tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga.

Kepala Desa Ingatkan Bahaya Judi Online

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Kersamenak Rival Saeful Syamsiar mengingatkan masyarakat agar menjaga anggota keluarga dari berbagai aktivitas yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi ekonomi rumah tangga.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah judi online.

Rival meminta orangtua dan anggota keluarga meningkatkan pengawasan serta memberikan pemahaman mengenai dampak judi online terhadap keuangan dan keharmonisan keluarga.

“Jangan sampai pendapatan keluarga yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga justru habis untuk aktivitas yang merugikan,” katanya.

Selain mengingatkan bahaya judi online, Rival juga meminta masyarakat menjaga keamanan data pribadi dan data keluarga.

Menurut dia, data tidak boleh diberikan secara sembarangan kepada pihak yang tidak memiliki kepentingan. Perlindungan data penting untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus menghindari persoalan dalam proses pemutakhiran data bantuan sosial.

KPM Diminta Tidak Mengabaikan Status Exclude

Pendamping PKH Mubaraq Ahmad turut memberikan penjelasan kepada KPM mengenai pentingnya memastikan data penerima bantuan tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ia meminta KPM yang menemukan permasalahan atau indikasi status exclude pada data bantuan sosial agar segera melakukan klarifikasi melalui mekanisme yang telah ditentukan.

“Kalau ada ketidaksesuaian data atau muncul status exclude, jangan diabaikan. KPM dapat berkoordinasi dengan pendamping PKH dan pemerintah desa untuk mendapatkan informasi mengenai proses klarifikasi,” ujar Mubaraq.

Klarifikasi diperlukan agar kondisi dan data KPM dapat diperiksa serta ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Mubaraq juga mengingatkan KPM yang memperoleh indikasi exclude berkaitan dengan aktivitas judi online maupun game online untuk segera melakukan klarifikasi. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan data yang digunakan dalam penyelenggaraan bantuan sosial tetap akurat.

Perkuat Koordinasi

Monitoring penyaluran bantuan beras di Desa Kersamenak menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping PKH, dan masyarakat.

Selain memastikan bantuan diterima KPM, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi mengenai ketahanan keluarga, perlindungan data pribadi, serta pentingnya melakukan klarifikasi apabila terdapat persoalan dalam data penerima bantuan.

Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga berperan aktif menjaga ketepatan data dan memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga.

Dengan pengawasan bersama, penyaluran bantuan sosial diharapkan berlangsung tertib, transparan, dan tepat sasaran. Pada saat yang sama, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk menjaga keluarga dari berbagai ancaman sosial dan ekonomi yang dapat mengurangi manfaat bantuan yang diterima.

Kontributor: Mubarok Ahmad
Editor: Firah Rahmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Green Cemara Asri Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan

16 Agustus 2026 - 06:12 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Ketua TIM PKH Sucinaraja Dorong Semangat Pengabdian dan Kesejahteraan Sosial

16 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Sinergi Kepedulian, PD Persis Garut dan Yayasan Yuk Peduli Salurkan Beras Perdana untuk 30 Penerima di Karangtengah

12 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Siswi MA Persis 213 Darusyifa Raih Juara Harapan 1 Lomba Pidato Dakwah Digital MUI Garut

8 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Bidang Sosial PD Persis Garut Perkuat Peran Organisasi dalam Edukasi Program Perlindungan Sosial

30 Juli 2026 - 08:41 WIB

Trending di News